Orang yang tidur mesti dikejutkan, orang yang lupa mesti diperingatkan. Sesiapa yang tidak pernah mendapat nasihat dan peringatan maka dia sebenarnya telah mati. Peringatan itu begitu bermanfaat buat sesiapa yang menerima dengan hati yang terbuka. Dan tidak diberi peringatan melainkan sesiapa yang segera bertaubat.
Tuesday
terhenti segala kehidupan
bagai waktu kembali berputaran
melewati masa telah berlalu
menyingkap segala memori dulu
sepantas itu...
kembali semula pada saatnya
kini dalam lamunan keresahan
debar rasa pada kepastian
detar hati pada ketulusan
dalam gurauan berubah rasa
menjadi suatu tanda bahgia
terbit keinginan sama merasa
mencipta suatu indah bersama
itu CINTA...
apa pasti debar berkata
apa benar detar merasa
hadirnya sebuah CINTA
tika kini tiada meminta
tanpa harapan padanya
namun...
ku terima.....
Terima Kasih,
CINTA♥
tanpa kusedari tiba detik
tanpa kufahami hadir rasa
tanpa kubayangi jelma indah
tanpa kupinta suatu bahgia
kehadiranmu merungkai jiwa
kasih tanpa ku paksa rasa
selinap ruang tanpa merasa
sedar hanya hujung ketika
berputik debunga mekarnya
bertiup kasih mewangi harumnya
dalam sepi tersimpan rahsia
gundah berubah indah kejora
taman seri menabur putik
menyemai kelam dalam rawan
akhir bercahya gemerlap sirna
kehadiranmu...
memujuk kesepian berpanjangan
merungkai kalut jiwa ketandusan
suluh terang jauhari semesta
indah kerlipan bintang nan suram
cahaya suci dipancar bahgiamu
tiba memimpin sepi pada seri
hadir merubah suram pada terang
dengan wangian jambangan cinta
setulusnya...hatimu....
terbenam suram kerlip jelma
sinaran kejora indah malam
mengulit hati hanyut kusam
seketika memandang kasih
terukir indah cinta dikalbu
sekali menatap bidadari hati
seribu detik bertahan bahgia
walau sepi kadang mengintai
dibalik tirai kamar beradu mimpi
luas terbuka jendela sejahtera
membuai rasa mendayung cita
suatu arah tetap harapan
suatu rasa teguh penantian
kerna suatu itulah impian
kan keakhirnya digenggaman
gerbang bahgia seketika
harapan kini kan setia
bahgia kembali bersama
biar perih menahan hiba
biar pedih menahan luka
namun bahgia masih ada
saat terpatri janji bersama
berkasih memadu impian
cita mengharap rembulan
disisi menemani malam suram
biarpun ada kerlipan bintang
gemerlap cahya memancar
namun setia kasih padanya
menyintaimu....
~♥ Bunga Lavender ♥~
Monday
TUNANG JANJI
Kusedari dari dulu,
Menyintaimu sebuah pengorbanan
merindukanmu
sebuah perjuangan
dan melupakanmu
Itu kemustahilan.
Dari itulah aku tak lagi meragukan untuk memilihmu!
Tak akan lagi ku tanyakan tentang kesetiaanmu!
Kutunangi cinta padamu dengan janjiku
Kan tetap kusayangi dikau sampai akhir hayatku.
biarkan saja pintu hati ini tetap terbuka untukmu,
Hingga akhir waktu menutup buku
Untuk cinta,
Untuk kasih
dan biarkan tuhan yang akan memperhitungkan cintaku
ku telah bisa merelakan semua apa yang jadi keputusanmu,
bila memang itu bahagiamu
Tiap waktu
disaat terik dan hujan saja
aku yang akan mengkhuatirkanmu!
adakah atap yang teduh untukmu?
di saat perjalananmu
aku yang akan mengkhuatirkanmu!
adakah selamat sampai tempat dituju
berbahagialah... sayang
sebelum aku bahagia!
itu pangkal dari tujuan hidupku
biar ku sempurnakan
mimpiku bersama janji yang kutunangkan untukmu
kerana janjiku
tetap selamanya
cintaku
ku abadikan untukmu
sampai hujung nyawaku.
segala pengorbananku
itu petanda yang seharusnya kau tahu
bertapa dalamnya cinta ini padamu.
pabila diri ini menjadi kaku nanti
di saat itu akan tiada lagi aku
yang saban hari tanpa jemu
merinduimu
menanyakan mu
merisaukan tentangmu
merintih sedih keranamu
mengharapkan mu
agar ada
walau sedikit saja
rasa cinta padaku
kerana aku benar-benar
sayang amat pada dirimu.
Sepi merasuki tubuhku
Yang sedang lemah di landa rindu
Akan hadirnya dirimu
Yang terngiang di fikiranku
Tak bisa ku lupakan walau untuk sejenak...
Hasrat ingin bertemu mengalir di nadiku
Menyumbat aliran darah dalam tubuh ini
Hingga ku tak bisa berfikir lain
Selain dirimu . . .
Ku titipkan salam rinduku pada angin malam ini
Ku terima salam balik dari dingin yang ku rasa
Ku hirup udara malam bercampur bumbu kerinduan
Hanya barisan puisi mewakili, setiap rinduku padamu seorang
Friday
SERUAN HATIKU..
dengarkan seruan hatiku...
yang memanggil namamu...
sejenak mataku terpejam...
terlintas bayanganmu...
jiwa ini...menginginkan dirimu...
wahai sayang...
pejamkan matamu...
raihlah jemari cintaku...
dakaplah dalam pelukan bahagia...
beradu dalam tautan rindu...
raga ini mengharapkan hadhirmu...
senandungkan cinta dipersada hati yang membiru..
kerna cinta ini telah menjadi milikmu...
selamanya..
Tuesday
dari tabir kenangan yang sudah..
terkisah diri dalam sejarah...
kisah kasih yang kian parah...
di lubuk hati yang sunyi...
aku terus berdiri mencari..
geloranya kasihmu yang pergi...
sepi tiada berlagu lagi...
berdiri ditebing janji...
yang telah engkau mungkiri...
setelah jauh dirimu pergi..
meninggalkan aku yang berdiri sepi...
jiwaku melayang...
dibawa angin mencarimu sayang...
hilang kau dari pandang...
namun tetapku setia untukmu sorang...
senja ini di pelabuhan ini...
kuukir terus namamu dihati...
janji terus aku patri...
takkan aku berlalu pergi...
cinta semerah senja...
berpayung kasih takut gerimis duka menitis...
dari dada- dada nista yang bermaharajalela...
hangat asmara membakar jiwa...
termanggu mencari kata-kata...
melempiaskan rindu di wajah mega..
inginku daki kakinya senja...
membelah dada maya yang mendera...
managgung rindu menongkah setia...
semilir bayu yang berhembus bak sutera...
lemah gemalai bagai penari..
mempersembahkan salam...
bercinta sakti...
semusim berlalu tanpa ketukan cinta..
dari sesingkat waktu perkenalan itu..
ia terbuka dan mula bercerita..
kisahnya adalah cinta..
tentang kasih yang menguntumkan bunga..
tentang resah yang mendera..
tentang rindu yang bergelora..
hadir dikau bagaikan sebuah lagu..
ada lirik dan ada irama..
menawan kalbu merasuk rasa...
oh...dikaulah sang belahan jiwa..
lirikanmu mempesona...mendamaikan rasa..
dikaulah penjaga lenaku..
menghadirkan mimipi indah..
menghangatkan kamar hatiku...
dengan sinaran kasih yang kau limpahkan..
menyelinap dari celahan jendela hatiku...
kini..
dari jendela hati yang telah berirama..
inginku gubah sebuah melodi kita..
hanya untuk kita berdua..
dan gubahannya ilham dari dikau..
kerna dirimu melodi hatiku..
sang pengetuk jendela jiwa..
dan aku pencintamu yang setia...